Pembukaan dan Pengoperasian Rekening

Home|Pembukaan dan Pengoperasian Rekening

Pembukaan dan Pengoperasian Rekening

Dokumen ini merupakan Syarat dan Ketentuan pembukaan rekening yang mengatur dan berlaku atas setiap jenis rekening apapun yang dibuka Nasabah pada cabang-cabang Citibank, N.A. di Indonesia dan atas segala produk dan layanan yang tersedia bagi Nasabah.


I. KETENTUAN UMUM

1.1 Pengertian

“Bank” adalah setiap cabang, cabang pembantu, kantor kas atau unit dari Citibank, N.A. di Indonesia.

“Data” adalah informasi atau identitas yang benar dan lengkap yang diberikan Nasabah sesuai dengan dokumen pendukung dan/atau atas permintaan Bank.

“Electronic Statement (E-Statement)” adalah Laporan Rekening dalam bentuk elektronik yang dikirim langsung ke alamat e-mail Nasabah yang tercatat di Bank.

“Hari Kerja” adalah hari selain hari Sabtu, Minggu atau hari libur nasional atau hari dimana Bank Indonesia tidak melakukan kegiatan kliring.

“Instruksi” adalah instruksi dari Nasabah kepada Bank yang disampaikan dalam bentuk tertulis, lisan, tatap muka secara langsung, instruksi manual atau melalui Media Komunikasi.

“Jaringan ATM” adalah Jaringan ATM Citibank dan/atau Jaringan ATM Non-Citibank.

“Jaringan ATM Citibank” adalah Jaringan ATM milik Bank baik yang terletak di Indonesia maupun di luar wilayah Negara Indonesia.

“Jaringan ATM Non-Citibank” adalah jaringan ATM yang terletak di Indonesia maupun di luar wilayah Negara Indonesia dimana Bank terdaftar sebagai anggotanya.

“Kartu Debet Citibank” adalah kartu yang dikeluarkan dan dimiliki oleh Citibank, N.A. yang berfungsi sebagai kartu ATM (Automated Teller Machine atau Anjungan Tunai Mandiri) yang dapat digunakan untuk rekening tabungan/koran Nasabah di Bank dan sebagai Kartu Debet yang berfungsi untuk melakukan transaksi belanja yang sumber dananya berasal dari rekening tabungan/Koran dalam mata uang Rupiah yang telah dipilih oleh Nasabah.

“Laporan” adalah rincian transaksi atas aktivitas Rekening untuk suatu waktu tertentu yang diberikan oleh Bank sebagai informasi kepada Nasabah.

“Media Komunikasi” adalah sarana dan prasarana telekomunikasi yang digunakan untuk mendukung transaksi perbankan, termasuk namun tidak terbatas pada internet, telepon selular, dan media komunikasi lainnya.

“Nasabah” adalah orang yang menggunakan jasa Bank, termasuk ahli waris, kuasa, kurator, administrator atau pihak lain yang berhak berdasarkan peraturan perundang-undangan.

“Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi” adalah perseorangan atau badan yang menyediakan jasa akses telekomunikasi.

“Peraturan Bank Indonesia” adalah peraturan yang dikeluarkan Bank Indonesia berkenaan dengan kegiatan perbankan yang wajib dipatuhi Nasabah dan Bank dari waktu ke waktu.

“Personal Identification Number atau PIN” adalah nomor pengenal pribadi yang berupa rangkaian angka dan/atau huruf yang diperoleh dari Bank atau atas permintaan Nasabah yang bersifat rahasia dan pribadi.
PIN, merupakan identitas Nasabah, digunakan untuk melakukan transaksi perbankan.

“Rekening” adalah setiap rekening berupa apapun antara lain tapi tidak terbatas pada, rekening Koran, tabungan, deposito atau rekening tertentu berkenaan dengan suatu produk yang dibuka pada Bank atau melalui Bank sebagai agen penjual atas permintaan Nasabah.

“Rekening Bersama” adalah Rekening dimana dua orang atau lebih berhak mengelola Rekening tersebut.

“Syarat dan Ketentuan” adalah syarat dan ketentuan pembukaan dan pengoperasian Rekening ini berikut dengan perubahan, penambahan dan/atau penggantiannya dikemudian hari.

“Terminal Pengguna” adalah perangkat komputer, elektronik, komunikasi atau teknologi lainnya yang digunakan Nasabah untuk melakukan transaksi perbankan yang disediakan Bank.

“SMS Alert” adalah satu layanan untuk melaporkan transaksi keuangan yang terjadi dalam rekening Nasabah melalui SMS ke nomor telepon genggam Nasabah. Jika Nasabah ingin menghentikan layanan ini, maka Nasabah dapat menghubungi CitiPhone Banking 24 Jam.


I.2 Data

I.2.1

Nasabah wajib memberikan dokumen yang sah, lengkap dan terbaru atas setiap Data yang diperlukan dan diminta oleh Bank.

I.2.2

Nasabah wajib memberitahukan dan menyampaikan perubahan Data kepada Bank. Perubahan tersebut hanya berlaku jika telah diterima dan/atau disetujui oleh Bank.

I.2.3

Bank tidak bertanggung jawab atas segala akibat dan/atau kerugian yang mungkin timbul dari kelalaian Nasabah dalam memperbaharui Data Nasabah pada Bank.

I.2.4

Bank dan Nasabah akan tunduk pada prosedur tertentu yang ditetapkan oleh Bank dalam melakukan pemeriksaan ulang atau verifikasi atau suatu Instruksi.


I.3 Rekening

I.3.1

Untuk membuka Rekening, Nasabah wajib mengajukan permohonan tertulis kepada Bank atau dengan cara lain menurut tata cara yang ditentukan oleh Bank.

Pembukaan Rekening menjadi aktif hanya dan jika disetujui oleh Bank.

I.3.2

Bank dapat memberikan bunga atas saldo Rekening dengan suku bunga dan jangka waktu yang ditetapkan oleh Bank. Besarnya bunga dan/atau jangka waktu dapat diubah sewaktu-waktu oleh Bank, sesuai dengan kebijakan Bank.

I.3.3

Pengoperasian dan Aktivitas Rekening.

  • Pengoperasian Rekening oleh Nasabah yang merupakan badan hukum dilakukan oleh wakilnya berdasarkan anggaran dasar yang berlaku atau surat kuasa.
  • Bank berhak untuk melakukan pemeriksaan atas identitas ataupun Data lain sesuai dengan informasi yang terdapat pada catatan Bank.
  • Bank berhak untuk meminta konfirmasi Nasabah melalui Media Komunikasi dalam hal terdapat perubahan atas Instruksi yang telah diberikan Nasabah kepada Bank.
  • Bank berhak menolak melaksanakan suatu transaksi berdasarkan kepatuhan terhadap peraturan perundangan yang berlaku atau alasan lain tanpa kecuali untuk alasan penolakan berdasarkan Sistem Informasi Debitur (“SID”) pada Bank Indonesia.
  • Bank berhak menilai apakah tanda tangan Nasabah yang tercantum dalam cek, giro, aplikasi transfer, warkat giral atau bentuk instruksi lainnya sesuai dengan contoh tanda tangan yang tersimpan pada Bank. Nasabah membebaskan Bank dari risiko atas contoh tanda tangan yang diberikan dan atas penilaian Bank mengenai kesesuaiannya, apabila Nasabah menyangkal dikemudian hari atas keaslian tanda tangan tersebut.
  • Jika atas pertimbangan Bank, suatu pelaksanaan instruksi Nasabah akan menimbulkan kewajiban lain kepada Bank, maka Nasabah menanggung dan membebaskan Bank atas kewajiban tersebut.
I.3.4

Rekening Tidak Aktif

Atas kebijakan Bank sendiri, Bank berhak mengubah status Rekening Aktif menjadi Rekening tidak aktif (Dormant), dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Status Rekening Aktif akan diubah menjadi Rekening tidak aktif (“Dormant”) apabila pada Rekening tidak ada aktivitas transaksi perbankan yang dilakukan oleh Nasabah, dengan ketentuan sebagai berikut:
    • Jika dalam waktu 6 (enam) bulan berturut-turut.
    • Jangka waktu tertentu lainnya yang ditetapkan oleh Bank.
  • Selama Rekening berstatus Dormant, Nasabah tidak dapat melakukan transaksi pendebetan atas Rekening, termasuk penarikan tunai, pemindahbukuan, transfer dan transaksi-transaksi pendebetan lainnya, yang dilakukan oleh Nasabah melalui cabang dan Layanan Perbankan, dengan pengecualian transaksi-transaksi dibawah ini tetap dapat dijalankan yaitu:
    • Pendebetan biaya administrasi rekening,
    • Pembayaran bunga;
    • Pembayaran pajak atas bunga;
    • Pembebanan biaya materai untuk rekening Koran;
    • Pendebetan rekening melalui kliring dan teller yang dilakukan oleh pihak ketiga (pihak yang menerima pembayaran dari Nasabah) untuk Rekening Giro Rupiah.
  • Seluruh transaksi pengkreditan yang dilakukan melalui cabang dan Layanan Perbankan serta transaksi-transaksi yang disebutkan dalam ayat I.3.4.b pasal ini tidak mengubah status Rekening menjadi Rekening Aktif.
  • Atas Rekening dengan status Dormant, Bank berhak mengenakan biaya administrasi yang akan dibebankan pada Rekening dalam jumlah yang ditentukan sesuai kebijakan Bank.
  • Untuk mengaktifkan kembali Rekening Dormant, Nasabah wajib datang ke cabang Bank terdekat atau menghubungi CitiPhone Banking 24 jam untuk pengaktifan Rekening atau melalui mekanisme lain yang disetujui oleh Bank. Khusus untuk Nasabah yang memiliki Rekening Bersama, pengkatifkan Rekening Dormant wajib dilakukan secara bersama-sama oleh Nasabah.
I.3.5

Penutupan Rekening.

  • Suatu Rekening dapat ditutup oleh Bank berdasarkan:
    • Kepatuhan terhadap peraturan perundangan yang berlaku; atau
    • Pelanggaraan Nasabah terhadap penarikan cek atau bilyet giro; atau
    • Jika saldo suatu Rekening selama 2 (dua) bulan berturut-turut berjumlah 0 (nol); atau
    • Jika Rekening Nasabah sudah menjadi tidak aktif (dormant) selama 6 (enam) bulan berturut-turut atau 180 (seratus delapan puluh) hari kalender.
  • Suatu Rekening dapat pula ditutup setiap saat atau kehendak Nasabah tanpa memberitahukan alasannya atau atas kehendak Bank dan Bank akan memberikan surat pemberitahuan dalam waktu 70 (tujuh puluh) hari kalender sejak penutupan rekening tersebut.
  • Dalam hal Rekening ditutup, maka:
    • Nasabah wajib membayar biaya yang terhutang kepada Bank dan mengembalikan buku cek atau bilyet giro kepada Bank.
    • Bank tidak akan melakukan pembayaran atas cek atau bilyet giro atau permohonan penarikan dana lainnya yang disampaikan kepada Bank setelah Rekening ditutup.
    • Syarat dan Ketentuan ini akan tetap berlaku sampai seluruh klaim dan/atau kewajiban-kewajiban lain yang masih terhutang oleh Nasabah kepada Bank diselesaikan seluruhnya.
    • Apabila setelah ditutupnya Rekening masih terdapat sisa Dana dalam Rekening, maka sisa dana dalam Rekening yang ditutup (bila ada) tetap menjadi milik Nasabah dan Bank akan mengembalikan sisa dana yang tersedia dalam Rekening lain milik Nasabah yang masih ada pada Bank atau ke rekening penampungan (dalam hal Nasabah tidak memiliki rekening lain pada Bank) setelah dipotong biaya penutupan Rekening dan biaya biaya lainnya yang dikenakan pada Rekening tersebut, serta dengan memperhitungkan semua jumlah yang terhutang oleh Nasabah kepada Bank. Sepanjang tidak diatur lain oleh Bank, penarikan atas sisa dana pada Rekening yang telah ditutup yang telah dikreditkan ke rekening penampungan sebagaimana dimaksud dalam ayat ini hanya dapat dilakukan dengan media khusus yang ditentukan Bank.
    • Sisa dana yang terdapat dalam rekening penampungan sebagaimana dimaksud dalam ayat I.3.5.c.iv diatas yang belum/tidak ditarik oleh Nasabah tidak mendapat bunga/jasa giro atau kompensasi apapun, namun tanpa mengurangi hak Bank untuk membebani biaya administrasi atas sisa dana dalam rekening penampungan tersebut, demikian itu dengan ketentuan bahwa apabila dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) tahun sejak penutupan Rekening, ternyata Nasabah tidak melakukan pengambilan, penarikan atau pemberesan atas sisa dana pada rekening penampungan tersebut atau apabila karena sebab apapun Bank tidak dapat/tidak diperkenankan menyerahkan sisa dana dalam Rekening yang ditutup kepada Nasabah, maka Bank akan menyerahkan sisa dana tersebut kepada Negara sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku dan oleh karenanya Nasabah melepaskan haknya atas sisa dana dalam Rekening yang ditutup tersebut.
  • Apabila karena sebab apapun Nasabah tidak dapat/tidak mampu atau tidak diperkenankan melaksanakan/menjalankan hak dan wewenangnya atas Rekening, maka Bank berhak menutup Rekening dan berdasarkan bukti-bukti yang memuaskan dan dapat diterima Bank serta dengan memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku, masa Nasabah dan atau para ahli warisnya maupun para penerima serta pengganti hak dan kewajibannya akan menerima hak dan kewajiban atas Rekening maupun sisa dana pada Rekening yang setelah diperhitungkan dengan kewajiban Nasabah yang masih terutang kepada Bank atau karena sebab apapun, dan dengan ini Nasabah dan atau ahli waris dan atau pengganti haknya membebaskan Bank dari seluruh tanggung jawabnya berkenaan dengan penutupan Rekening tersebut.
I.3.6

Pemblokiran Rekening

  • Bank dapat melakukan pemblokiran terhadap Rekening atau penghentian pemberian jasa layanan perbankan untuk sementara waktu berdasarkan peraturan/ketentuan dan/atau perundangan yang berlaku.
  • Nasabah memberikan wewenang dan hak sepenuhnya kepada Bank untuk melakukan pemblokiran atas Rekening dalam hal terdapat kecurigaan terjadinya pemalsuan atau penipuan atau kejadian-kejadian lainnya yang berakibat dapat merugikan Bank dan/atau Nasabah.
  • Dalam hal terjadi pemblokiran Rekening oleh Bank atau pihak kepolisian atau kejaksaan, atau penyitaan oleh pengadilan dan/atau lembaga lainnya yang berwenang sesuai dengan ketentuan yang berlaku atas Bank, maka Nasabah membebaskan Bank dari segala tuntutan yang berkaitan dengan keadaan-keadaan yang terjadi sebagai akibat pemblokiran atau penyitaan seperti antara lain: pengabulan dan/atau penolakan transfer dana masuk atau cek atau giro atau perintah transfer yang diterbitkan Nasabah untuk kepentingan pihak ketiga.
  • Selama Rekening berstatus diblokir, Nasabah tidak dapat melakukan transaksi pendebetan atau pengkreditan apapun, dengan pengecualian transaksi-transaksi terkait biaya-biaya dibawah ini tetap dapat dijalankan:
    • Pembayaran bunga;
    • Pembayaran pajak atas bunga;
    • Pembebanan biaya meterai untuk rekening Koran.
  • Terkait dengan Pemblokiran Rekening, maka Nasabah harus menghubungi Citibank untuk melakukan penyelesaian atas rekening yang diblokir tersebut.
I.3.7

Rekening Bersama

  • Dalam hal Nasabah membuka Rekening Bersama, Nasabah yang namanya tercantum sebagai nama pertama disebut sebagai pemegang Rekening utama, sedangkan Nasabah yang lain disebut sebagai pemegang Rekening Bersama.
  • Nasabah menyadari risiko yang timbul sebagai akibat dari pembukaan Rekening Bersama. Para pemegang Rekening Bersama bertanggung jawab secara tanggung reteng atas segala akibat yang timbul atas pengelolaan Rekening Bersama tersebut.
  • Jika salah seorang pemegang Rekening Bersama meninggal dunia, pailit atau dibawah pengampuan, maka Rekening Bersama akan dikelola oleh pemegang Rekening Bersama yang akan bersama-sama dengan ahli waris dan/atau curator dari pemegang Rekening Bersama yang meninggal, pailit atau dibawah pengampuan tersebut. Selama Bank belum menerima dari Nasabah bukti-bukti yang memuaskan Bank mengenai penentuan ahli waris atau kepailitan (termasuk penunjukan curator) atau pengampuan dari pemegang Rekening yang bersangkutan, maka Bank berhak untuk meletakkan Rekening Bersama tersebut dalam keadaan status quo. Karenanya Bank berhak untuk menolak setiap penarikan dana dari dalam Rekening Bersama tersebut.
I.3.8

Cek/Bilyet Giro

  • Nasabah, berdasarkan permintaan tertulis atau dengan cara lain yang ditentukan oleh Bank, dapat meminta cek/bilyet giro.
  • Nasabah bertanggung jawab atas penarikan cek/bilyet giro termasuk cek/bilyet giro yang dikeluarkan oleh Bank.
  • Nasabah wajib menyediakan dana yang cukup pada Rekening minimum sebesar nilai nominal cek/bilyet giro yang telah ditarik dan masih beredar.
  • Nasabah tidak akan melakukan penarikan cek/bilyet giro kosong dengan alasan apapun.
  • Bank berhak untuk membekukan hak penggunaan cek/bilyet giro dan/atau melaporkan kepada instansi terkait untuk mencantumkan identitas Nasabah dalam Daftar Hitam Nasional (DHN), apabila:
    • Nasabah melakukan penarikan cek/bilyet giro kosong yang memenuhi kriteria DHN sebagai berikut:
      Melakukan penarikan cek/bilyet giro kosong yang berbeda sebanyak 3 (tiga) lembar atau lebih dengan nilai nominal masing-masing dibawah Rp500.000.000,- (lima ratus juta Rupiah) pada Bank Tertarik yang sama dalam jangka waktu 6 (enam) bulan; atau

      Melakukan penarikan 1 (satu) lembar cek/bilyet giro kosong dengan nilai nominal Rp500.000.000,- (lima ratus juta Rupiah) atau lebih;
    • Atau jika nama Nasabah telah tercantum dalam DHN berdasarkan laporan dari bank lain. Pencantuman identitas Nasabah dalam DHN berlaku selama 1 (satu) tahun sejak tanggal penerbitan DHN oleh instansi terkait. Selain hal tersebut diatas, Bank juga berhak menetapkan dan mencantumkan identitas Nasabah yang memenuhi criteria DHN tersebut dalam Daftar Hitam Individual Bank (DHIB).
  • Nasabah wajib mengembalikan sisa cek/bilyet giro apabila:
    • Hak penggunaan cek/bilyet gironya dibekukan, atau
    • Identitas Nasabah tercantum dalam DHN, atau
    • Rekening ditutup atas permintaan Nasabah atau berdasarkan kebijakan internal dan/atau pertimbangan Bank.
  • Nasabah wajib melaporkan pemenuhan kewajiban penyelesaian penarikan cek/bilyet giro kosong yang pemenuhannya dilakukan dalam jangka waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah tanggal penolakan.
  • Bank berhak untuk menutup Rekening Nasabah apabila Nasabah masih melakukan penarikan cek/bilyet giro kosong selama nama Nasabah masih tercantum dalam DHN.
  • Dalam hal Rekening ditutup dan masih terdapat cek/bilyet giro yang masih beredar, maka:
    • Bank berhak untuk membuka rekening khusus yang dibuka untuk meyelesaikan kewajiban pembayaran atas cek/bilyet giro yang beredar atas nama Nasabah; dan
    • Nasabah wajib menyediakan dana yang cukup dalam rekening khusus tersebut untuk memenuhi kewajiban pembayaran atas cek/bilyet giro yang masih beredar. Rekening khusus akan ditutup oleh Bank dengan pemberitahuan tertulis, apabila Nasabah telah memenuhi seluruh kewajiban pembayaran atas cek/bilyet giro yang masih beredar.
  • Nasabah membebaskan Bank dari segala tanggung jawab dan tuntutan hukum yang mungkin timbul sebagai akibat dari penolakan cek/bilyet giro kosong yang dilakukan Nasabah, atau sebagai akibat dari penyalahgunaan cek/bilyet giro oleh Nasabah.
  • Nasabah wajib tunduk pada ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku dari waktu ke waktu sehubungan dengan cek/bilyet giro termasuk namun tidak terbatas mengenai penandatanganan, pelunasan bea meterai serta penarikan cek/bilyet giro.
  • Khusus Rekening Bersama:
    • Seluruh Nasabah pemilik Rekening Bersama memberikan pernyataan tertulis kepada Bank yang menyebutkan nama Nasabah yang memiliki hak untuk menandatangani cek/bilyet giro. Nasabah yang berhak menandatangani cek/bilyet giro tersebut dapat ditentukan baik sendiri-sendiri maupun bersama-sama diantara para Nasabah pemilik Rekening Bersama (Joint Account).
    • Bank berhak untuk melakukan tindakan-tindakan sebagaimana dimaksud dalam butir (e) diatas, apabila salah satu atau seluruh Nasabah pemilik Rekening Bersama melakukan penarikan cek/bilyet giro kosong yang memenuhi kriteria DHN terhadap Rekening Bersama, atau apabila nama salah satu atau seluruh Nasabah pemilik Rekening Bersama telah tercantum dalam DHN. Pembekuan hak penggunaan cek/bilyet giro akan dikenakan terhadap seluruh Rekening Bersama dan atau Rekening individual lainnya yang terdaftar atas nama Nasabah yang melakukan penarikan cek/bilyet giro kosong yang memenuhi criteria DHN atau Nasabah yang namanya tercantum dalam DHN.
    • Segala konsekuensi dan tanggung jawab hukum yang timbul dari penarikan cek/bilyet giro kosong dari Rekening Bersama yang memenuhi kriteria DHN, menjadi tanggung jawab seluruh Nasabah pemilik Rekening Bersama secara tanggung reteng.

I.4 Penyetoran

I.4.1

Penyetoran secara tunai dapat dilakukan dalam mata uang Rupiah atau dalam mata uang lainnya yang dapat diterima oleh Bank. Jika diperlukan, penyetoran yang dilakukan dalam mata uang selain Rupiah akan dilakukan setelah Bank melakukan konversi dengan menggunakan kurs mata uang yang berlaku pada saat konversi dilakukan.

I.4.2

Penyetoran yang dilakukan Nasabah dengan menggunakan warkat kliring akan menjadi efektif pada saat dana telah diterima Bank dengan baik.

I.4.3

Bank berhak mendebet Rekening dengan sejumlah uang senilai dengan nilai warkat kliring yang karena sesuatu hal tidak dibayarkan oleh Bank penarik. Jika nilai uang tersebut adalah dalam mata uang selain Rupiah, maka Bank akan menggunakan nilai tukar pada tanggal Bank melakukan pendebetan Rekening.

I.4.4

Nasabah bertanggung jawab atas keaslian, kepemilikan dana, asal usul dana atau warkat kliring yang diserahkan kepada Bank.


I.5 Pengiriman/Pemindahan/Penarikan Dana

I.5.1

Pengiriman/pemindahan/penarikan dana atas Rekening akan diatur sesuai dengan tata cara yang ditentukan oleh Bank dan dapat dilakukan melalui layanan yang disediakan Bank termasuk tapi tidak terbatas pada pengiriman/pemindahan/penarikan dana di Bank, ATM, SMS Banking, Mobile Banking, Internet Banking dan Phone Banking.

I.5.2

Dalam hal Nasabah melakukan pengiriman/pemindahan/penarikan dana melalui chanel-chanel tertentu dalam mata uang yang berbeda dari Rekening yang dituju/dimiliki, Bank berhak untuk melakukan konversi dengan menggunakan kurs mata uang yang berlaku pada saat konversi dilakukan. Nasabah menyadari dan bertanggung jawab atas risiko fluktuasi nilai tukar sehubungan dengan konversi mata uang tersebut.

I.5.3

Penagihan warkat kliring atau pembayaran dana yang dikirimkan tunduk pada ketentuan dan peraturan negara dimana warkat kliring akan ditagih atau pembayaran akan dilakukan termasuk pula pembatasan yang berlaku.

I.5.4

Penarikan dana atas suatu deposito berjangka, baik sebagian maupun seluruhnya, sebelum tanggal jatuh tempo hanya dapat dilakukan dengan persetujuan Bank dan dengan syarat dan ketentuan yang ditetapkan Bank.


I.6 Laporan

I.6.1

Bank akan mengeluarkan dan mengirimkan kepada Nasabah Laporan setiap bulan (atau waktu lain yang ditentukan Bank melalui pos atau Media Komunikasi yang ditetapkan dan tersedia pada Bank, jika diminta oleh Nasabah dan disetujui Bank.

I.6.2

Selambatnya 20 (dua puluh) hari kalender sejak tanggal diterbitkannya Laporan, Nasabah wajib memberitahukan Bank jika terdapat ketidakcocokan data didalamnya. Dengan lewatnya waktu tersebut, Nasabah dianggap telah menerima dan menyetujui isi Laporan dan Laporan tersebut akan menjadi bukti mutlak terhadap Nasabah tanpa perlu bukti lainnya kecuali apabila terdapat dugaan adanya kesalahan dan hal tersebut telah diberitahukan. Bank berhak setiap saat mengubah setiap kesalahan atau kekeliruan yang terjadi karena ketidaksengajaan.

I.6.3

Setiap Laporan dikirimkan kepada Nasabah ke alamat pemegang Rekening Utama yang sesuai dengan Data yang tercatat pada Bank.

I.6.4

Bank tidak bertanggung jawab jika Laporan diterima oleh orang/pihak lain yang tidak berwenang.


I.7 Contoh Tanda Tangan

Nasabah wajib memberikan contoh tanda tangan Nasabah. Untuk selanjutnya, contoh tanda tangan tersebut akan disimpan di sistem Bank dan berlaku sebagai referensi untuk verifikasi tanda tangan Nasabah dalam setiap transaksi.


I.8 Biaya

I.8.1

Nasabah memberi kuasa kepada Bank untuk mendebet Rekening untuk membayar setiap jumlah uang yang terhutang berupa bunga, biaya-biaya, fee, denda, dan pajak yang wajib dibayar oleh Nasabah berkenaan dengan produk atau layanan perbankan.

I.8.2

Bank berhak menentukan saldo rata-rate minimum dan membebankan Nasabah biaya layanan bulanan jika Nasabah tidak memenuhi saldo minimum rata-rata untuk jumlah seluruh Rekening.

I.8.3

Nasabah menyetujui untuk membayar bunga dan biaya-biaya lainnya yang mungkin timbul sehubungan dengan penerbitan dan/atau penggunaan Kartu Debet Citibank.

I.8.4

Bank sewaktu-waktu berdasarkan pertimbangannya sendiri berhak untuk menentukan dan melakukan perubahan terhadap besarnya suku bunga dan biaya-biaya lain sehubungan dengan produk atau layanan perbankan, dengan mengikuti peraturan yang berlaku.

I.8.5

Bunga dan biaya-biaya lain sebagaimana dimaksud pada poin 1.8.2 dan 1.8.3 tidak dapat dimintakan kembali oleh Nasabah dalam hal apapun. Bank dapat mendebet jumlah seluruh fee, biaya, pajak dan jumlah lainnya yang wajib dibayar oleh Nasabah sehubungan dengan Syarat dan Ketentuan dari Rekening tersebut.


I.9 Pembayaran

I.9.1

Nasabah wajib membayar Bank pada tanggal yang ditentukan oleh Bank semua biaya layanan jasa yang menjadi kewajiban Nasabah kepada Bank berikut bunga yang timbul sejak tanggal jatuh tempo sampai dengan tanggal pembayaran atau pelunasannya apabila Nasabah mempunyai tunggakan.

I.9.2

Dalam hal pembayaran dilakukan pada bukan Hari Kerja atau diluar jam kerja Bank, maka pembayaran tersebut akan diproses pada Hari Kerja berikutnya.


I.10 Pajak

I.10.1

Nasabah bertanggung jawab untuk menanggung setiap pajak yang dikenakan pemerintah Negara Republik Indonesia atas layanan perbankan ini.

I.10.2

Dengan memiliki kotak yang sesuai pada bagian Pernyataan dan Penerimaan Pajak Amerika Serikat dan menandatangani aplikasi pembukaan rekening ini, Nasabah dengan ini menyatakan menerima Syarat dan Ketentuan perjanjian ini dengan status perpajakan Nasabah berdasarkan Undang-Undang Pajak Amerika Serikat Nasabah memahami bahwa pernyataan yang tidak benar atau menyesatkan mengenai status perpajakan Nasabah sebagai penduduk Amerika Serikat akan mengakibatkan suatu pelanggaran terhadap perundang-undangan Amerika Serikat.

I.10.3

Jika Nasabah adalah penduduk Amerika Serikat atau pemegang Green Card Amerika Serikat,

  • Nomor yang disebutkan pada bagian Pernyataan dan Penerimaan Pajak Amerika Serikat adalah benar nomor identitas pajak Amerika Serikat Nasabah.
  • Nasabah tidak tunduk pada peraturan pemotongan pajak yang disebabkan karena (a) Nasabah dibebaskan dari pemotongan pajak (b) Nasabah tidak diberitahu oleh Internal Revenue (IRS) bahwa Nasabah tunduk pada peraturan mengenai pemotongan pajak sebagai akibat kegagalan Nasabah untuk melapor semua bunga dan deviden, atau (c) IRS telah memberitahu Nasabah bahwa Nasabah tidak lagi tunduk pada peraturan pemotongan pajak tersebut.
  • Untuk mematuhi peraturan perundangan Amerika Serikat, Nasabah membebaskan segala hak kerahasiaan dan data proteksi sehubungan dengan Rekening Nasabah.
  • Nasabah wajib untuk menyerahkan Formulir W9. Contoh dari formulir W9 bisa didapatkan di http://www.irs.gov/formspubs/index.html. Nasabah melepaskan Bank dari segala tuntutan hukum jika terdapat ketidaksesuaian informasi yang dicantumkan didalam formulir tersebut.
I.10.4

Jika Nasabah bukan penduduk Amerika Serikat ataupun pemegang Green Card Amerika Serikat, Nasabah menyatakan dan menjamin bahwa Nasabah bukan penduduk Amerika Serikat untuk kepentingan pajak penghasilan Federal Amerika, dan Nasabah tidak bertindak untuk dan atas nama seorang penduduk Amerika Serikat. Jika status perpajakan Nasabah berubah dan Nasabah menjadi warga negara Amerika Serikat atau penduduk Amerika Serikat, maka Nasabah wajib menyampaikan hal tersebut kepada Citibank, N.A. Indonesia dalam waktu 30 (tiga puluh) hari setelah perubahan status tersebut.

I.10.5

Formulir W8 BEN hanya berlaku selama 3 (tiga) tahun dan perlu untuk diperbaharui. Jika Nasabah menyerahkan formulir W8 BEN pada Bank, Nasabah wajib untuk memperbaharui formulir tersebut paling lambat 1 (satu) bulan sebelum habisnya masa berlaku formulir tersebut. Contoh dari formulir W8 BEN bisa didapatkan di http://www.irs.gov/formspubs/index.html. Nasabah melepaskan Bank dari segala tuntutan hukum sehubungan dengan tidak diperbaharuinya W8 BEN oleh nasabah.


I.11 Agen

Bank berhak menunjuk dan menggunakan jasa agen, sub-agen dan koresponden dalam melaksanakan Instruksi.


II. PRODUK-PRODUK

II.1 Rekening Koran/Tabungan

II.1.1

Pembukaan Rekening Koran dan/atau Tabungan dapat dilakukan setelah Nasabah menyetujui dan menandatangani Syarat dan Ketentuan dan formulir aplikasi produk Rekening Koran/Tabungan.

II.1.2

Suku bunga Rekening Koran dan/atau Tabungan yang diberikan kepada Nasabah akan ditetapkan oleh Bank berdasarkan suku bunga yang berlaku pada Bank dan dapat berubah sewaktu-waktu dengan pemberitahuan kepada Nasabah sesuai dengan peraturan dan/atau perundangan-undangan yang berlaku.

II.1.3

Bunga yang diberikan kepada Nasabah akan tunduk pada peraturan pajak yang berlaku.

II.1.4

Penarikan tunai melalui ATM Citibank hanya dapat dilakukan dalam mata uang Rupiah. Penarikan tunai maupun setoran tunai melalui teller hanya dapat dilakukan dalam mata uang Rupiah, Dolar Amerika, Dolar Hong Kong, dan Dolar Singapura sesuai persediaan yang ada.

II.1.5

Jumlah minimum untuk setiap pembukaan Rekening Koran dan/atau Tabungan akan ditetapkan sesuai kebijakan Bank dan akan diberitahukan kepada Nasabah pada saat pembukaan rekening.

II.1.6

Bank berhak menentukan saldo rata-rata minimum setiap produk Rekening Koran/Tabungan dan Nasabah wajib membayar biaya layanan bulanan jika tidak memenuhi ketentuan saldo rata-rata minimum tersebut.


III. LAYANAN

Atas persetujuan Bank dan dengan tunduk pada Syarat dan Ketentuan yang ditentukan Bank, Nasabah dapat menggunakan dan menikmati berbagai layanan perbankan yang disediakan Bank.

III.1 Layanan CitiPhone Banking

III.1.1

Untuk informasi maupun saran mengenai semua produk perbankan Citibank, Nasabah dapat menghubungi (021) 252-9999 untuk Citibanking dan (021) 5296-2929 untuk Citigold atau 69999 langsung dari ponsel (berlaku nasional, tanpa kode area).

III.1.2

Pengaduan atau keberatan lisan akan diselesaikan dalam 2 (dua) Hari Kerja. Apabila pengaduan tersebut diperkirakan tidak dapat diselesaikan dalam dua hari, maka Nasabah diminta untuk mengajukan pengaduan atau keberatan secara tertulis. Pengaduan atau keberatan tertulis harus dilengkapi dengan fotokopi identitas dan dokumen pendukung lainnya yang diminta Bank dan akan diselesaikan dalam waktu paling lambat 20 (dua puluh) Hari Kerja setelah tanggal diterimanya pengaduan atau keberatan secara lengkap oleh Bank. Jangka waktu ini dapat diperpanjang oleh Bank selama 20 (dua puluh) Hari Kerja dengan pemberitahuan tertulis kepada Nasabah atas waktu penyelesaiannya.

III.1.3

Bank akan memberikan PIN untuk Nasabah agar Nasabah dapat menggunakan layanan CitiPhone Banking. Nasabah bertangung jawab sepenuhnya atas penggunaan dan kerahasiaan PIN.

III.1.4

Bank berhak melakukan pemeriksaan ulang atau verifikasi berdasarkan tata cara yang ditentukan Bank dari waktu ke waktu.

III.1.5

Nasabah dengan ini mengijinkan Bank untuk merekam atau mencatat pembicaraan Nasabah dengan Bank.

III.1.6

Nasabah memahami dan menyetujui metode pengiriman informasi secara elektronik yang digunakan untuk mengirimkan data Nasabah dan segala risiko pemindahan data elektronik yang dapat mengakibatkan penyadapan, gangguan, kehilangan kerahasiaan, atau penyalahgunaan data untuk alasan dan kepentingan apapun, termasuk kekurangan data, virus, perangkat lunak, dan perangkat yang dapat mengambil atau merusak data yang sah. Hal ini juga termasuk apabila terdapat kesalahan dari sisi Bank sepanjang diperkenankan/sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku. Bank berhak mengubah pengiriman tagihan dalam bentuk kertas apabila pengiriman e-statement gagal dilakukan. Pelanggan menyatakan menyetujui membebaskan Bank dari segala kerugian yang timbul.


III.2 Layanan Pengiriman Laporan Melalui Faksimili

III.2.1

Nasabah, atas persetujuan Bank, dapat meminta agar Bank mengirimkan Laporan melalui faksimili. Nasabah wajib menandatangani surat pernyataan atau dengan cara lain menurut tata cara yang ditentukan oleh Bank.

III.2.2

Nasabah bertanggung jawab atas risiko yang ditimbulkan karena pengiriman Laporan melalui faksimili.


III.3 Layanan Kartu Debet Citibank

III.3.1

Setiap Nasabah pemilik Rekening Bank akan secara otomatis mendapatkan 1 (satu) Kartu Debet Citibank.

III.3.2

Nasabah dapat menggunakan Kartu Debet Citibank untuk:

  • Melakukan transaksi perbankan melalui Jaringan ATM, misalnya: penarikan tunai, mengetahui informasi saldo, pemindahan dana antar rekening, pembayaran tagihan dan lain sebagainya dan/atau
  • Melakukan transaksi pembelian di merchant, dan/atau
  • Tujuan lainnya sebagaimana ditetapkan oleh Bank dan diberitahukan kepada Nasabah.
III.3.3

Nasabah dapat memperoleh Kartu Debet Citibank dengan datang langsung ke Bank atau Bank dapat mengirimkan Kartu Debet Citibank kepada Nasabah melalui pos biasa. Dalam hal pengiriman lewat pos, Bank tidak bertanggung jawab atas setiap kerugian yang mungkin dialami oleh Nasabah apabila Nasabah tidak menerima Kartu Debet Citibank yang telah dikirimkan ke alamat yang tercantum di sistem Bank.

III.3.4

Kartu Debet Citibank tidak dapat dialihkan dan hanya dapat digunakan oleh orang yang namanya tertera pada Kartu Debet Citibank.

III.3.5

Nasabah harus segera menandatangani Kartu Debet Citibank setelah Nasabah menerimanya.

III.3.6

Apabila Nasabah tidak menyetujui ketentuan dalam Syarat dan Ketentuan Kartu Debet Citibank, Nasabah tidak harus menandatangani, menyimpan atau menggunakan Kartu Debet Citibank dan harus segera memotong kartu dalam dua bagian. Nasabah dianggap telah menerima dan menyetujui Syarat dan Ketentuan tersebut jika Nasabah menandatangani, menyimpan atau menggunakan Kartu Debet Citibank.

III.3.7

Nasabah sepenuhnya membebaskan Bank atas semua transaksi perbankan dan transaksi belanja yang dapat dilakukan dengan Kartu Debet Citibank. Bank dapat mendebet Rekening Nasabah atas setiap penarikan, transfer atau pembelanjaan sesuai dengan catatan transaksi Bank.

III.3.8

Nasabah akan sepenuhnya menanggung dan menjamin Bank atas setiap kehilangan, kerusakan, kewajiban, dan semua biaya yang mungkin timbul sebagai akibat dari atau sehubungan dengan setiap penggunaan atau percobaan penggunaan Kartu Debet Citibank dan/atau atas setiap pelanggaran dari Syarat dan Ketentuan ini, termasuk:

  • Nasabah melanggar salah satu dari kewajibannya dalam Syarat dan Ketentuan yang berlaku;
  • Percobaan atau pelaksanaan atau perlindungan atas hak dan upaya-upaya Bank terhadap Nasabah; dan/atau
  • Setiap perubahan dalam hukum, peraturan atau kebijakan resmi yang mempunyai akibat atas Kartu Debet Citibank dan/atau Syarat dan Ketentuan ini.
III.3.9

Nasabah menerima dan menyetujui seluruh catatan transaksinya dalam Laporan transaksi sebagai sesuatu yang bersifat final dan mengikat untuk semua hal, namun Bank tetap dapat melakukan koreksi atas catatan Bank dari waktu ke waktu.

III.3.10

Fungsi Kartu Debet Citibank akan otomatis berakhir jika Rekening Tabungan/Giro ditutup atas alasan apapun.

III.3.11

Bank atas kebijakannya sendiri dan dengan pemberitahuan kepada Nasabah, berhak dan berwenang untuk mengubah, menghentikan sementara atau mengakhiri layanan Kartu Debet Citibank. Bank tidak bertanggung jawab atas setiap kerugian yang timbul terhadap Nasabah sehubungan dengan perubahan, penghentian sementara atau pengakhiran layanan tersebut.

III.3.12

Dalam hal kartu kadaluarsa, Bank dapat menerbitkan bagi Nasabah Kartu Debet Citibank yang baru dengan Syarat dan Ketentuan sebagaimana ditentukan oleh Bank.

III.3.13

Tanpa mengurangi syarat dan ketentuan lainnya dari Syarat dan Ketentuan ini, Bank tidak bertanggung jawab atas setiap kehilangan, kerusakan, ketidaknyamanan, biaya dan atas setiap keadaan yang mungkin dialami atau dilakukan oleh Nasabah atau oleh orang lain berkaitan atau sehubungan dengan penggunaan atau percobaan penggunaan segala fungsi Kartu Debet Citibank dan/atau Syarat dan Ketentuan ini (baik di Indonesia atau di negara lain), termasuk, setiap pengambilan kembali Kartu Debet Citibank atau setiap permintaan untuk pengembaliannya; dalam hal tidak berfungsinya atau terjadinya kegagalan mesin atau sistem otorisasi atau sambungan transmisi atau Jaringan ATM; setiap kerusakan atau kehilangan Kartu Debet Citibank; dan setiap ketidakmampuan untuk mendapatkan kembali data atau informasi yang mungkin tersimpan dalam Kartu Debet Citibank apapun sebabnya.

III.3.14

Bank sepenuhnya berwenang untuk:

  • Menetapkan batas maksimum harian atas transaksi yang dapat dilakukan dengan Kartu Debet Citibank dengan pemberitahuan kepada Nasabah sesuai dengan Syarat dan Ketentuan yang berlaku; dan,
  • Menentukan tanggal berlaku Kartu Debet Citibank sebagaimana akan dicantumkan pada Kartu Debet Citibank.
III.3.15

Selain Syarat dan Ketentuan Pembukaan dan Pengoperasian Rekening ini, Nasabah juga wajib tunduk pada Syarat dan Ketentuan Penggunaan Kartu Debet Citibank yang terdapat dalam Welcome Pack Citibank Debet Card.


III.4 Layanan Anjungan Tunai Mandiri (ATM)

III.4.1

Bank menyediakan layanan ATM 24 jam bagi Nasabah untuk melakukan transaksi perbankan dengan menggunakan Kartu Debet Citibank.

III.4.2

Kartu Debet Citibank dapat dipergunakan di jaringan ATM, baik di seluruh Indonesia maupun di luar negeri.

III.4.3

Nasabah dapat memanfaatkan Jaringan ATM 24 jam setiap saat kecuali pada saat timbulnya hal-hal pemeliharaan rutin, pengisian uang atau hal-hal lain diluar kemampuan Bank yang dapat menyebabkan layanan Jaringan ATM 24 jam terhenti untuk sementara.

III.4.4

Dalam hal Kartu Debet Citibank digunakan untuk transaksi melalui Jaringan ATM di luar Indonesia, maka:

  • Nasabah tunduk pada peraturan yang berlaku di negara setempat;
  • Transaksi akan menggunakan nilai tukar yang ditentukan oleh Bank atau lembaga yang memiliki Jaringan ATM yang bersangkutan;
  • Dalam hal Nasabah melakukan transaksi valuta asing di Jaringan ATM di luar Indonesia, Nasabah menyadari dan bertanggung jawab atas risiko fluktuasi nilai tukar sehubungan dengan transaksi tersebut.
III.4.5

Untuk dapat mengaktifkan fungsi ATM pada Kartu Debet Citibank, Nasabah dapat membuat PIN ATM langsung di Kantor Cabang atau Bank dapat menerbitkan PIN ATM Nasabah dan mengirimkan PIN ATM kepada Nasabah melalui pos ke alamat yang telah terdaftar di database Bank dengan risiko sepenuhnya ditanggung sendiri oleh Nasabah.

III.4.6

Nasabah harus menyimpan Kartu Debet Citibank pada tempat yang terjamin dan aman. Nasabah harus mengambil semua langkah-langkah pengamanan untuk mencegah pemalsuan, penipuan, kehilangan atau pencurian yang berkaitan dengan Kartu Debet Citibank dan PIN ATM Nasabah dengan cara antara lain tetapi tidak terbatas pada tidak memberikan PIN ATM kepada pihak lain, dan berhati-hati pada saat melakukan transaksi di mesin ATM.

III.4.7

Dalam hal PIN ATM Nasabah diberitahukan kepada atau diketahui oleh pihak lain, Nasabah harus segera mengubah PIN ATM tersebut. Nasabah dapat merubah PIN ATM Nasabah setiap saat dan Bank berhak untuk menolak nomor yang dipilih oleh Nasabah sebagai PIN ATM karena alasan tertentu. Bank atas kebijakannya sendiri berhak untuk merubah atau mengakhiri penggunaan PIN ATM Nasabah setiap saat tanpa memberikan alasan apapun dan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada Nasabah. Dengan kebijakannya sendiri, Bank dapat menerbitkan bagi Nasabah pengganti PIN ATM yang baru dengan Syarat dan Ketentuan sebagaimana ditentukan oleh Bank.

III.4.8

Nasabah harus bertanggung jawab atas semua transaksi perbankan yang telah dilakukan dengan Kartu Debet Citibank Nasabah dengan menggunakan PIN ATM dan/atau tanda tangan Nasabah. Bank berhak mendebet Rekening Nasabah dengan nilai sebesar jumlah yang telah ditarik atau ditransfer atau pembelanjaan, berdasarkan catatan transaksi pada Bank.


III.5 Layanan Instruksi Manual

III.5.1

Jika Nasabah melakukan permintaan atau instruksi kepada Bank untuk melaksanakan pemindahan dana atau instruksi perbankan lainnya yang disampaikan melalui surat, faksimili, kurir pembawa surat, atau orang lain tanpa kehadiran Nasabah (selanjutnya instruksi tersebut disebut “Instruksi Manual”) dan Instruksi Manual tersebut disetujui Bank, Nasabah menyadari dan bertanggung jawab atas risiko yang mungkin timbul sehubungan dengan pelaksanaan Instruksi Manual tersebut oleh Bank.

III.5.2

Sehubungan dengan layanan tersebut Bank berhak melakukan satu atau lebih tindakan dibawah ini:

  • Bank berhak tapi tidak berkewajiban untuk melakukan konfirmasi atau verifikasi ulang atas Instruksi Manual melalui telepon kepada Nasabah atau pihak lain yang ditunjuk oleh Nasabah dengan menggunakan data-data yang terdapat pada Bank.
  • Nasabah bertanggung jawab penuh atas penyalahgunaan data-data Nasabah dan Nasabah membebaskan Bank dari tuntutan hukum yang timbul karenanya.
  • Bank berhak, tetapi tidak berkewajiban, untuk merekam pembicaraan telepon antara Bank dan Nasabah. Bank berhak menuangkan ke dalam catatan resmi yang dapat dipergunakan sebagai bukti yang sah atas transaksi yang Nasabah lakukan.
  • Jika verifikasi tidak dapat dilakukan dengan sebagaimana mestinya, maka Bank berhak untuk tidak melaksanakan Instruksi Manual.

III.6 Layanan Citibank Online

III.6.1

Layanan Citibank Online hanya diberikan kepada Nasabah atas persetujuan Bank melalui Media Komunikasi, yang ditetapkan oleh Bank.

III.6.2

Nasabah bertanggung jawab atas segala akibat dan risiko yang ditimbulkan dari transaksi yang dilakukan melalui layanan Citibank Online.

III.6.3

Nasabah menyadari bahwa setiap akses ke Citibank Online tergantung atas terminal pengguna dan penyelenggara jaringan telekomunikasi.

III.6.4

Nasabah memahami bahwa Citibank Online tersedia 24 jam bagi Nasabah, diluar pemeliharaan rutin atau hal-hal lain diluar kemampuan Bank sehingga layanan Citibank Online 24 jam terhenti untuk sementara.


III.7 Layanan E-Statement

III.7.1

Apabila permintaan Nasabah untuk menggunakan E-Statement disetujui oleh Bank, maka Laporan atas Rekening akan langsung dikirim ke e-mail Nasabah yang tercatat pada Bank.

III.7.2

Apabila Nasabah menggunakan E-Statement, maka Laporan juga akan tersedia pada Citibank Online untuk jangka waktu 12 bulan setelah tanggal Laporan.

III.7.3

One way email dipakai oleh Bank untuk mengirim E-statement kepada Nasabah.

III.7.4

Apabila Bank gagal mengirimkan E-Statement, maka Bank, atas kebijakannya sendiri, dapat mengirimkan Laporan ke alamat surat-menyurat Nasabah yang lain yang tercatat pada Bank.

III.7.5

Password diperlukan untuk mengakses E-Statement yang terdapat pada Citibank Online atau yang diterima melalui alamat email Nasabah. Password dapat diubah setelah mengakses Citibank Online. Apabila terdapat perubahan password, E-Statement hanya dapat diakses dengan menggunakan password baru.

III.7.6

Bank berhak membatalkan pendaftaran E-Statement yang diajukan Nasabah. Bank secara otomatis akan membatalkan pendaftaran E-Statement apabila pengiriman melalui e-mail telah gagal sebanyak 3 (tiga) kali.

III.7.7

Bank tidak bertanggung jawab atas segala kerugian, kerusakan atau biaya yang timbul termasuk tetapi tidak terbatas pada kerugian atau kerusakan yang disebabkan oleh data, perangkat lunak, komputer, peralatan telekomunikasi atau peralatan lain yang berhubungan dengan penggunaan E-Statement kecuali disebabkan oleh kelalaian atau kesalahan yang disengaja oleh Bank.

III.7.8

Bank akan memastikan bahwa Layanan ini aman dan tidak dapat diakses oleh pihak ketiga yang tidak berwenang. Bank tidak menjamin keamanan, kerahasiaan informasi apapun yang telah dikirimkan melalui penyedia layanan internet yang tersedia, sistem jaringan atau sistem lain yang sejenis di suatu wilayah. Nasabah menyatakan memahami dan menerima semua risiko yang mungkin timbul sehubungan dengan penggunaan E-Statement yang dapat disalahgunakan, dimonitor, diubah, atau yang dikirim atau diungkapkan kepada pihak lain tanpa persetujuan Nasabah.

III.7.9

Nasabah menyetujui untuk melakukan verifikasi atas setiap E-Statement dan segera memberitahukan secara tertulis kepada Bank dalam waktu 20 (dua puluh) hari sejak tanggal E-Statement tersebut diterima apabila terdapat ketidaksesuaian, kelalaian, kesalahan atau kesalahan dalam memasukkan E-Statement. Apabila dalam periode tersebut di atas tidak terdapat keberatan dari Nasabah, maka catatan Bank dan rincian E-Statement akan menjadi bukti mutlak terhadap Nasabah tanpa perlu bukti lainnya kecuali apabila terdapat dugaan adanya kesalahan dan hal tersebut telah diberitahukan. Bank berhak setiap saat mengubah setiap kesalahan atau kekeliruan yang dilakukan oleh Bank.


IV. HAL-HAL LAIN

IV.1 Perubahan Syarat dan Ketentuan

IV.1.1

Bank berhak untuk mengubah, menambah dan/atau memperbaharui (Perubahan) Syarat Dan Ketentuan ini. Sehubungan dengan Perubahan tersebut Bank akan memberitahukan kepada Nasabah dan/atau menginformasikannya dalam Media Komunikasi.

IV.1.2

Kecuali jika ditentukan secara khusus dalam Perubahan, maka Perubahan tersebut berlaku sejak Perubahan tersebut ditetapkan. Nasabah menyetujui untuk mengikatkan diri terhadap Perubahan tersebut. Jika Nasabah tidak menyetujui Perubahan tersebut, maka Nasabah harus segera menutup Rekening dan menyelesaikan seluruh kewajibannya kepada Bank.


IV.2 Pemberitahuan

IV.2.1

Setiap pemberitahuan atau komunikasi kepada Nasabah akan disampaikan melalui pos atau media komunikasi lainnya yang ditetapkan oleh Bank sesuai dengan data korespondensi atau komunikasi Nasabah yang terdaftar pada Bank.

IV.2.2

Dalam hal terdapat perubahan data korespondensi atau komunikasi Nasabah, maka Nasabah wajib segera memberitahukan kepada Bank.

IV.2.3

Nasabah menyetujui untuk membebaskan Bank atas segala risiko yang mungkin timbul sehubungan dengan tidak dilakukannya hal sebagaimana dimaksud dalam point IV.2.2 tersebut di atas termasuk apabila penerima pemberitahuan dari Bank merupakan pihak yang tidak berwenang.


IV.3 Tanggung Jawab Terbatas

IV.3.1

Seluruh dan setiap kewajiban pembayaran yang timbul atas Rekening hanya dibayarkan di kantor Bank di Indonesia dan tunduk pada hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia (termasuk setiap peraturan, kebijaksanaan, perintah atau keputusan Pemerintah Republik Indonesia).

IV.3.2

Dana yang tersedia dalam Rekening tidak diasuransikan pada Federal Deposits Insurance Corporation (FDIC) Amerika Serikat ataupun perusahaan asuransi lainnya.

IV.3.3

Dana yang tersedia dalam Rekening termasuk dalam program penjaminan yang diselenggarakan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai dengan Syarat dan Ketentuan yang ditetapkan oleh LPS.

IV.3.4

Bank berhak memperbaiki setiap kesalahan yang terjadi atas Rekening tersebut dan Nasabah melepaskan Bank dari segala tuntutan atau gugatan atas perbaikan kesalahan tersebut.

IV.3.5

Bank tidak bertanggung jawab atas tidak terlaksananya suatu layanan perbankan dikarenakan kelalaian atau kealpaan agen, sub-agen atau koresponden yang ditunjuk Bank, suatu keadaan kahar atau hal diluar kekuasaan Bank.

IV.3.6

Bank berhak mengevaluasi status Nasabah Citigold secara berkala.

IV.3.7

Segmentasi dan saldo rata bulanan

  • Citigold
    Dengan total saldo minimum bulanan rata-rata Rp 500 juta
  • Citibanking (bukan pemegang Maxi Save)
    Dengan total saldo minimum bulanan rata-rata Rp 50 juta
  • Citibanking (pemegang Maxi Save)
    Dengan total saldo minimum bulanan rata-rata Rp 10juta

IV.4 Dana dan Kuasa dari Nasabah

IV.4.1

Nasabah wajib menyediakan dana untuk memenuhi kewajibannya sekurang-kurangnya 1 (satu) Hari Kerja sebelum tanggal jatuh tempo.

IV.4.2

Nasabah dengan ini memberi kuasa yang tidak dapat dicabut kembali kepada Bank untuk mendebet dan menggunakan dana Rekening untuk membayar setiap kewajiban Nasabah kepada Bank yang telah jatuh tempo dan terhutang, termasuk namun tidak terbatas dalam hal terjadinya kesalahan pengkreditan atas Rekening tersebut dan/atau kewajiban yang timbul sehubungan dengan penggunaan kartu kredit Citibank dan/atau fasilitas Ready Credit dan/atau fasilitas Personal Loan (bila ada) oleh Nasabah dan/atau kewajiban- kewajiban terhutang lainnya.

IV.4.3

Sehubungan dengan pelaksanaan kuasa yang terdapat dalam Syarat dan Ketentuan ini, Nasabah dengan ini mengesampingkan ketentuan pasal 1813 dan pasal 1816 Kitab Undang-undang Hukum Perdata.


IV.5 Kerahasiaan Bank

IV.5.1

Bank wajib menjaga semua Data Nasabah secara rahasia, kecuali jika diminta oleh orang/pihak tertentu dan/atau diperbolehkan berdasarkan peraturan yang berlaku.

IV.5.2

Nasabah dengan ini memberikan persetujuan kepada Bank untuk memberikan informasi mengenai Data Nasabah, Rekening Nasabah dan/atau mengenai transaksi yang dilakukan Nasabah dari waktu ke waktu kepada kantor pusat Bank, cabang Bank di luar negeri, anak perusahaan Bank, pihak afiliasi Bank atau instansi yang berwenang/mempunyai kewenangan atas Bank baik di Indonesia maupun di luar negeri, serta kepada pihak lain di luar badan hukum Bank yang merupakan rekanan, agensi, vendor dari Bank dalam rangka pemasaran produk-produk yang dipasarkan melalui Bank.

IV.5.3

Bank berhak menunjuk orang atau pihak lain untuk melakukan atau menunjang suatu kegiatan perbankan, dengan ketentuan orang atau pihak tersebut wajib menjaga kerahasiaan Data Nasabah dari waktu ke waktu.

IV.5.4

Bank berhak untuk memasukkan Data Nasabah ke dalam daftar pemasaran internal Bank. Dalam hal Nasabah tidak lagi bersedia mendapatkan penawaran produk/jasa yang akan ditawarkan oleh Bank maka Nasabah dapat menghubungi CitiPhone Banking 24 Jam untuk mengajukan permohonan pengecualian dari ketentuan tersebut diatas.

IV.5.5

Dalam hal kepolisian, kejaksaan atau pengadilan atau instansi lain yang berwenang mempunyai data yang berkaitan dengan Data Nasabah dan/atau Rekening Nasabah dan untuk kepentingan penyidikan dan/atau pemeriksaan perkara oleh instansi-instansi termaksud memerlukan konfirmasi mengenai data-data termaksud dari Bank, maka Nasabah dengan ini memberikan persetujuan kepada Bank untuk memberikan konfirmasi dimaksud kepada instansi-instansi termaksud.


IV.6 Hukum Yang Berlaku

IV.6.1

Setiap transaksi perbankan yang dilakukan Nasabah akan diproses sesuai dengan peraturan perundangundangan yang berlaku bagi Bank.

IV.6.2

Syarat dan Ketentuan ini tunduk pada hukum Negara Republik Indonesia.

IV.6.3

Nasabah dan Bank memilih domisili tetap dan permanen di Panitera Pengadilan Negeri yang berwenang atas cabang Bank dimana Rekening berada.

IV.6.4

Nasabah tunduk pada peraturan perundangan yang berkaitan dengan produk dan layanan perbankan yang disediakan oleh Bank, termasuk, tetapi tidak terbatas pada, peraturan Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang sebagaimana termaktub dalam Undang-undang nomor 25 tahun 2003, sebagaimana dirubah dengan Undang-Undang No. 8 tahun 2010 dan perubahannya yang akan ada di kemudian hari dan Peraturan Bank Indonesia serta peraturan pelaksanaannya.

IV.6.5

Dengan memilih kotak yang sesuai pada bagian Pernyataan dan Penerimaan Pajak Amerika Serikat dan menandatangani aplikasi pembukaan rekening ini, Nasabah dengan ini menyatakan menerima Syarat dan Ketentuan perjanjian ini dengan status perpajakan Nasabah berdasarkan Undang-undang Pajak Amerika Serikat. Nasabah memahami bahwa pernyataan yang tidak benar atau menyesatkan mengenai status perpajakan Nasabah sebagai penduduk Amerika Serikat akan mengakibatkan suatu pelanggaran terhadap perundang-undangan Amerika Serikat.


V. JASA PELAYANAN OFFSHORE

Sehubungan dengan pembukaan rekening oleh Nasabah dengan status kewarganegaraan non-indonesia dan/atau Nasabah yang tidak bertempat-tinggal/berdomisili di Indonesia (“Offshore Wealth Services”), Nasabah dengan ini menyatakan dan menjamin bahwa Nasabah menghubungi Citibank, N.A Cabang Indonesia dan telah mengajukan pemesanan, pembukaan tabungan dan pengkinian rekening tabungan di Indonesia atas keinginan Nasabah sendiri. Nasabah menyatakan bahwa tidak ada salah seorangpun dari pihak Citibank, N.A. ataupun agen-agen/staff-staffnya yang mempengaruhi Nasabah untuk menggunakan layanan Offshore Wealth Service ini, dan/atau memberikan rekomendasi atau saran kepada Nasabah untuk memesan, membuka, atau melakukan pengkinian rekening tabungan melalui layanan Offshore Wealth Service. Layanan Offshore Wealth Service pada Kantor Cabang Citibank, N.A. di Indoneasia sepenuhnya dilakukan berdasarkan instruksi Nasabah semata dan Nasabah memahami bahwa penggunaan layanan Offshore Wealth Service ini senantiasa tunduk pada ketentuan hukum, peraturan dan ketentuan lainnya yang berlaku, termasuk ketentuan mengenai pajak, pertukaran mata uang asing atau pengendalian modal dan ketentuan mengenai semua pembayaran, pelaporan atau persyaratan pengajuan layanan Offshore Wealth Service yang mungkin berlaku terhadap kewarganegaraan Nasabah dan/atau hukum yang berlaku terhadap kewarganegaraan Nasabah dan/atau hukum yang berlaku pada lokasi dimana layanan Offshore Wealth Service berlangsung dan/atau kebijakan Citibank, N.A. lainnya, dan seluruh perubahan-perubahannya di kemudian hari. Nasabah memahami bahwa Bank berhak untuk melakukan pembatasan-pembatasan tertentu atas layanan Offshore Wealth Service, termasuk namun tidak terbatas pada pembatasan atas penambahan dana terhadap rekening tabungan Nasabah, dan/atau menghentikan layanan Offshore Wealth Service, dan Nasabah dengan ini membebaskan Bank dari segala tuntutan hukum dang anti rugi apapun yang mungkin timbul sehubungan dengan pembatasan dan/atau penutupan rekening Nasabah tersebut.

JAVASCRIPT DINONAKTIFKAN