|
| Home>Press Release |
|
 |
 |
   |
| Creative Education Program Enhances Student’s Entrepreneurial Skills and Financial Independence. |
| Citi Peka and Hope Worldwide Indonesia announce 10 most creative teachers
for Citi Success Fund 2010 program. |
|
Jakarta - Citi Success Fund announces 10 best programs for CSF 2010 in Jabodetabek, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan and Denpasar area. Their programs were considered successful as they are able to fostering students’ entrepreneurial skills and achieving their financial independence.
In Indonesia, the number of labor force continues to increase each year. Based on the available data of Central Bureau of Statistics reported in the Statistics Official Gazette No. 33/05/Th.XIII, May 10, 2010, number of labor force in February 2010 reaches 116 million of people, or increased by 2,26 million as compared to 113,74million in February 2009. This situation has raised CSF concern to then make a contribution in education sector especially for high school in order to improve students’ entrepreneurial skills.
"Entrepreneurship and Financial Independence was selected as the 2010 topic since we have seen big potential in introducing and developing the knowledge of entrepreneurship and financial independence in the school environment," said Ditta Amahorseya, Director - Country Corporate Affairs Head, Citi Indonesia,
Tigor Siahaan, Country Business Manager Citi Indonesia said "we hope that the best teachers selected will continue to develop their creativity and be role models for other teachers as well as the schools so they would pioneer innovative, creative and inspiring methods to generate more young entrepreneurs in the coming future."
CSF is one of Citi Indonesia’s community initiatives that are rolled out through Citi Indonesia citizenship flagship, Citi Peka in collaboration with Hope Foundation Indonesia by providing financial assistance to high school teachers to develop proposal of teaching materials on entrepreneurship and financial independence. Every year CSF encourages high school teachers to be innovative in creating learning materials for students and provides grants for the selected proposals to be executed.
After going through a rigorous selections of 85 grantees, ten teachers with the best activities have been selected by Citi Success Fund 2010 to receive cash prize of Rp.3,500,000,- and Laptop worth of Rp.4,000,000,- for the teacher as well as laptop worth of Rp.7,500,000 for the schools.
Besides, www.aksiguru.org, CSF program can also be accessed through social networks, namely Facebook (www.facebook.com / aksiguru) and Twitter (@ AksiGuru). Since it was launched in 2009, these online facilities have helped many teachers to share methods, materials and teaching ideas to help their students comprehend their school course materials. Up to now, as many as 8331 people have accessed AksiGuru blog while AksiGuru facebook account has acquired 1465 fans. |
Citi Success Fund 2010
Dukungan finansial bagi guru SMA
dalam mewujudkan kreatifitasnya |
|
Citi Success Fund (CSF) memberikan dana bagi guru SMA dalam mengembangkan aktivitas belajar mengajar yang kreatif dan menyenangkan bagi siswa. Program ini dilaksanakan oleh Hope worldwide Indonesia dan Citi Peka. CSF ini didanai oleh Citi Foundation.
CSF 2010 telah memilih 10 guru yang dinilai telah mengimplementasikan programnya dengan baik dan mendapatkan hadiah berupa cek sebesar Rp. 3.500.000,- + Laptop seharga 4.000.000,- bagi guru dan sebuah laptop seharga Rp. 7. 500.000,- bagi sekolah dimana guru tersebut mengajar.
|
|
Adapun 10 pemenang aktivitas terbaik csf 2010 adalah sbb : |
- Rulan Kis Rianto, SMA Jubilee Jakarta.
"Video Musik Fisika"
Video musik Fisika dibuat dengan tampilan video gambar berupa aksi para siswa dalam memperagakan materi pelajaran Fisika dengan menyanyikan lagu2 yang liriknya tentu berkaitan dengan fisika.
- Dra. Sri Wahyuni, SMA Labschool Jakarta
"Amazing drink"
Keterampilan membuat minuman sehat yoghurt serta cara pemasarannya. Para siswa secara bergilir membuat dan memasarkan yoghurt.
- Dra. Lusye St. S, SMAN 25 Bandung
"Pundi Tataboga Gaya Hidup Masa Depanku"
Pelajaran tata boga di SMAN 25 bertujuan untuk membantu siswa yang tidak dapat melanjutkan ke Perguruan Tinggi. Para siswa dilatih untuk menabung dan hasilnya digunakan sebagai modal usaha membuat produk sesuai kemapuan siswa
- Tina Hendayani, SMAN 13 Bandung
"Sisa Uang Jadi Uang Saku Tambahan"
Banyak siswa yang mendapat uang saku bulanan namun belum dapat mengelolanya dengan biak. Dalam kegiatan ini para siswa diajarkan cara mencatat segala pengeluaran dan dilatih untuk mengelola uang melalui usaha penjualan pulsa disekolah.
- Drs. Sukaryana, SMA Institu Indonesia Semarang
"Dari Kain Perca Menuju Trend Dunia"
Kain perca diubah menjadi busana dan tas yang trendi bagi remaja masa kini lalu diadakan peragaan busana hasil dari kain perca tersebut. Siswa aktif dalam kegiatan mulai dari proses produksi, peragan busana, pengelolaan acara dan pemasaran.
- Yustina Nunung S, S. Pd., SMA Sint Louis Semarang
"Rambut Sehat, Wajah Segar"
Remaja suka tampil rapi dan menarik. Melihat peluang tersebut para siswa dilatih keterampilan dalam hal memotong rambut dan facial. Sebagai tempat praktek dibukalah sebuah salon di sekolah sebagai kegiatan wirausaha dari keterampilan yang sudah diajarkan.
- Shofi Ambari, S Pd, SMA Wijaya Putra Surabaya
"Kedai Aloevera"
Para siswa mengola aloevera menjadi bahan makanan siap saji yang sehat
seperti bakso aloevera, klepon aloevera dan nata de alovera. Para siswa menyususun srategi pemasaran dan bergantian menjalankan progam ini.
- Drs. Samsudin, MM, SMAN 5 Surabaya
"Financial Integrity PT. ISI SAKUKU"
Kegiatan ini diawali dengan menjelaskan perihal kewirausahaan dan keuntungan bagi siswa. Setelah itu para siswa melakukan SWOT analisis dan menyusun panitia untuk membuat proposal bisnis, penyusunan kerjasama, penjualan saham dan rapat umum pemegang saham.
- Eni Muliawati, M Pd, SMAN 1 Galang
"Matematikaku Harapan Masa Depanku"
Para siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil dan diberi masalah tentang penerapan matematika program linier dengan menentukan wirausaha yang dipilih untuk mengelola lahan berdasarkan modal yang tersedia. Jenis usaha yang dipilih harus berbasis lingkungan dan memperhatikan pangsa pasar.
- I Gusti Agung Widnyana, S Pd, SMAN 1 Sidemen Bali
"Penerapan Kewirausahaan Terpadu dengan Rontal"
Rontal merupakan bahan yang dapat dibentuk menjadi macam-macam produk bermanfaat yang dapat dipasarkan secara umum. Kewirausahaan terpadu seperti ini tentunya dapat membantu mencegah pengangguran bagi lulusan SMA sekaligus mendukung pembelajaran ekonomi.
|
|
|
|
| Useful Link |
| What's On Citi |
|
|
| |