Hidup dengan pendapatan tetap
yang minim
Hidup dengan hanya mengandalkan pendapatan tetap yang
minim terkadang bisa menjadi suatu hal yang sulit. Misalnya
hidup dengan mengandalkan gaji pensiun. Namun para pensiunan,
maupun para pegawai yang memiliki pendapatan tetap yang
minim, bisa terhindar dari kesulitan keuangan apabila
mengelola keuangannya dengan baik dan bijaksana.
Hal-hal yang dapat Anda lakukan untuk mengelola keuangan
dengan bijak adalah:
| - |
Buat daftar pengeluaran Anda dalam sebulan.
Di akhir bulan, pelajari dengan seksama daftar yang
Anda buat dan bertanyalah pada diri sendiri, “Mengapa
saya membeli barang yang tidak saya butuhkan? Pengeluaran
mana yang bisa saya pangkas? Apakah pendapatan saya
lebih dari cukup untuk menutup pengeluaran saya?” |
| - |
Jawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan
jujur. Begitu Anda tahu pola pengeluaran
Anda, pastikan pendapatan Anda dapat menutup pengeluaran.
Lalu, pangkas pengeluaran-pengeluaran tersebut sehingga
Anda bisa menabung. Anda tidak pernah tahu kapan
Anda memerlukan biaya untuk keadaan darurat. |
| - |
Pikirkan masa depan Anda. Anda
paham bahwa akan ada pengeluaran yang tidak terduga
di kemudian hari, jadi mulailah menabung. Mulailah
dengan jumlah kecil, misalnya Rp5.000 sehari. Atau
tabung uang receh yang Anda punya setiap hari. Lalu
perlahan-lahan tingkatkan jumlah yang harus Anda
sisihkan. |
Pengaruh inflasi
Jika Anda hanya bergantung pada pendapatan tetap yang
minim, Anda harus tahu bagaimana inflasi dapat mempengaruhi
pendapatan Anda. Inflasi mengurangi nilai setiap rupiah.
Satu-satunya jalan untuk mengatasi inflasi adalah dengan
memiliki tabungan yang pertumbuhannya lebih tinggi daripada
inflasi. Untuk itu, Anda harus menanamkan uang Anda
dalam investasi yang stabil atau berorientasi tumbuh,
misalnya dana pensiun. Cari masukan dari perencana keuangan
yang baik sebelum menginvestasikan uang hasil kerja
keras Anda. Misalnya: Citibank menawarkan pemeriksaan
keuangan gratis yang berguna untuk mencari jalan mengatasi
inflasi.
Kebanyakan pegawai memiliki dana pensiun. Namun biasanya
dana pensiun pegawai negeri tidaklah besar, sehingga
Anda patut mempertimbangkan memiliki polis asuransi
untuk keperluan ini.
Meningkatkan pendapatan Anda
Selalu ada jalan untuk meningkatkan pendapatan Anda.
Misalnya Anda bisa bekerja paruh waktu, membuat kue
dan menjualnya di kantor, mengadakan bazar murah, menjual
barang koleksi (barang antik, perangko, karya seni,
dan lain-lain). Pikirkanlah cara-cara untuk mendapatkan
uang tambahan.
TIPS
Cara menghemat uang
| - |
Buatlah daftar belanja dan mematuhinya. |
| - |
Bandingkan harga di tiga toko sebelum membeli
barang yang mahal. |
| - |
Selesaikan suatu pekerjaan yang dapat Anda kerjakan
sendiri (misalnya menyetrika baju atau memotong
rumput sendiri) |
| - |
Selalu periksa tagihan-tagihan Anda untuk menghindari
kesalahan. |
| - |
Perlakukan semua yang Anda miliki sebagai harta
berharga. Peliharalah dengan baik. |
LATIHAN
Seberapa siapkah Anda?
Keadaan darurat selalu datang di saat yang tak terduga.
Kuncinya adalah untuk selalu bersiap menghadapinya.
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini, dan lihat
seberapa siapkah Anda menghadapi keadaan darurat.
1. Di bank mana Anda dan anggota keluarga lainnya memiliki
rekening? Isi daftar di bawah ini.
Rekening Anggota keluarga
------------------- ------------------------
------------------- ------------------------
------------------- ------------------------
------------------- ------------------------
------------------- ------------------------
2. Di perusahaan mana Anda dan anggota keluarga yang
lain memiliki polis asuransi? Dapatkah Anda menyebutkannya
satu per satu? Isilah daftar di bawah ini.
Polis Anggota keluarga
------------------- ------------------------
------------------- ------------------------
------------------- ------------------------
------------------- ------------------------
------------------- ------------------------
3. Apakah tempat Anda bekerja membayar biaya perawatan
rumah sakit dan biaya untuk cacat fisik yang mungkin
Anda alami? Jika ya, berapa yang Anda dapat setiap tahun?
4. Apakah anggota keluarga Anda juga mendapatkan biaya
untuk cacat fisik? Bagaimana dengan biaya kematian?
Buatlah daftarnya.
5. Di mana Anda menyimpan semua dokumen keuangan dan
dokumen penting lainnya seperti akta kelahiran, surat
nikah dan sertifikat tanah?
6. Apakah Anda memiliki salinan dokumen tersebut? Di
mana Anda simpan salinan tersebut?
7. Siapa pengacara keluarga Anda? Bagaimana dengan
akuntan keluarga? (jika ada)
8. Apakah orangtua/pasangan/saudara kandung memiliki
surat wasiat? Di mana surat itu disimpan? Tahukah Anda
apa isinya?
9. Apakah ada orang yang berutang kepada orangtua/pasangan/saudara
kandung Anda? Jika ya, siapa saja mereka, berapa yang
mereka pinjam dan bagaimana Anda menghubungi mereka?
10. Berapa banyak uang tunai yang dapat Anda kumpulkan
dalam tiga hari, apabila menghadapi kesulitan? Perhitungkan
rekening bank Anda, aset yang bisa dengan mudah diubah
menjadi uang tunai, dan pinjaman yang bisa didapatkan
dengan cepat.
Jika Anda dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut
dengan yakin dan tanpa kesulitan, berarti Anda cukup
siap menghadapi situasi yang sulit. Jika tidak, Anda
mungkin harus mempelajari kembali data Anda. Bertanyalah
kepada orangtua/pasangan/saudara, atau diskusikan dengan
tempat kerja Anda untuk mendapatkan informasi-informasi
penting ini dengan mudah.
|